FPI Jatim - Pasuruan, Taklim rutin bulanan DPW FPI Pasuruan kembali dilaksanakan di Desa Pasinan, Kecamatan Lekok, Pasuruan, Jawa timur (Ahad, 23 Agustus 2020) yang dihadiri oleh masyarakat setempat, Kyai, serta Habaib antara lain Habib Ahmad bin abdurrahman bahlega, Habib Abdullah Alhaddad, Kyai Asnawi, Kyai Zabidi Hunain, Kyai Lukman, serta dihadiri Puluhan perwakilan pengurus FPI dari 24 kecamatan.

Acara sederhana namun penuh makna yang diisi dengan Tasyakuran (hari ulang tahun FPI yang ke 22), Dzikir, Pembacaan Maulid nabi Muhammad ﷺ, Pembacaan Qosidah Mabruk Alfa Mabruk sebagai Hadiah ulang tahun ke 55 serta do'a untuk imam besar FPI Habib Muhammad Rizieq bin Husein Syihab, Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya memperingati HUT RI yang ke 75 dan dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah oleh Kyai Lukman.

"Kenapa umat Islam kalah? Padahal mayoritas, Kenapa Do'a umat Islam seluruh dunia yang minta kemenangan dari orang kafir belum dikabulkan", Kyai Lukman membuka ceramahnya.

Lebih lanjut Kyai Lukman menjelaskan "Kekalahan tersebut disebabkan karena umat Islam lebih suka mengurusi Amar Makruf dan meninggalkan Nahi Mungkar. Salah satu contoh yaitu akan dirubahnya Pancasila menjadi Ekasila, Ketuhanan yang maha Esa akan diganti dengan Ketuhanan yang berkebudayaan," Lanjut mantan wakil sekretaris NU cabang Pasuruan. Kedua kekalahan umat Islam disebabkan karena tidak adanya Khalifah/Kepemimpinan dan yang ketiga, Lupa bahwa kemenangan itu pertolongan dari Allah SWT." Tutupnya.

Acara tersebut juga sudah mematuhi protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah yaitu memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan cek suhu badan. (ns)



Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda