FPI Online - Gempol, Dakwah keliling FPI  Pandaan yang di asuh oleh Habib Ahmad bin Hasan Ba’agil pada setiap dua pekan sekali diselenggarakan di kediaman Mukhdor, desa Randupitu, kecamatan Gempol, kabupaten Pasuruan pada hari selasa malam (17/09). Acara tersebut dihadiri oleh Habib Ahmad, H. Ilyasa' dan warga setempat.

Habib Ahmad mengingatkan kepada kita semua, sebagai kaum muslimin bahwa pada zaman ini adalah zaman puncaknya fitnah.“Pada zaman sekarang ini yang dibilang munkar benar-benar boleh”, Habib Ahmad dalam memulai dakwahnya. Rosululloh SAW mengatakan “nanti akhir zaman bahwa yang paling saya takuti bukan Dajjal, melainkan ulama suu’”. Mengapa ulama suu’? Karena ulama suu’ tidak ada yang tahu. Tetapi kalau Dajjal orang bisa mengetahuinya. “Makanya orang munafik itu lebih bahaya adzabnya dari pada orang kafir asli. Mengapa? Karena orang munafik itu menyerupai kita”, kata Habib Ahmad dengan nada lemah lembut.

Baca Juga : Safari Dakwah FPI Pasuruan, Ringkasan Ceramah Habib Idrus Al Muhdor Di Majelis Alhawi

Ulama suu’ adalah ulama yang paling berbahaya, karena manusia  akan bermaksiat tetapi  tidak sadar bahwa itu bermaksiat dan itu tidak bisa sembuh (rusak seluruhnya). Kapan sembuhnya? Kalau manusia tersebut sudah bertemu Alloh SWT. Semoga tulisan ini bisa membawa kita kepada pintu taubat dan mendapat rokhmat-Nya.

Baca Juga : Dakwah Keliling DPC FPI Pandaan, Habib Ahmad Baagil : Yasin Itu Hatinya Qur'an

Kemudian beliau meneruskan kajian kitab risalah almuawanah bab niat, " perbanyaklah niat dalam melakukan aktivitas sehari2 misalnya kita hadir majlis taklim niatkan dengan niat yang banyak seperti niat silaturahim, niat mencari ilmu, niat meninggalkan maksiat, dan seterusnya maka pahalanya akan seperti dalam niat tersebut. (nas/dndg)


Sumber : Kontributor LIF Jawa Timur
Sebarkan Lewat:

Tambahkan Komentar:

0 komentar, tambahkan komentar Anda